Apa yang perlu ditinjau lebih dulu?
Menyatukan Critical, At Risk, dan No Spend dalam tampilan “Perlu tindakan”, dengan tetap mempertahankan klasifikasi risiko sumber.
Satu pintu masuk untuk pemeriksaan prioritas.
Mengubah data campaign menjadi prioritas pemeriksaan yang jelas, dengan konteks yang cukup untuk menentukan langkah berikutnya.
01 / KONTEKS & PERAN
Dalam pekerjaan campaign operations, angka yang terlihat normal belum tentu cukup untuk mengambil keputusan. Campaign perlu ditinjau dalam konteks target, sisa waktu, kualitas data, dan temuan sebelumnya.
Proyek ini berangkat dari kebutuhan untuk menemukan campaign yang perlu perhatian dan menjelaskan alasan di balik prioritasnya. Contohnya, filter yang hanya menampilkan Critical dapat melewatkan campaign At Risk yang juga membutuhkan pemeriksaan.
Saya menerjemahkan kebutuhan operasional menjadi prioritas fitur, memberikan arahan untuk alur pemeriksaan, dan memvalidasi perilaku dashboard. Pengembangan dilakukan dengan bantuan AI. Fokus kontribusi saya adalah konteks campaign, kejelasan prioritas, dan kegunaan alur kerja.
02 / KEPUTUSAN YANG MEMBENTUK PRODUK
Menyatukan Critical, At Risk, dan No Spend dalam tampilan “Perlu tindakan”, dengan tetap mempertahankan klasifikasi risiko sumber.
Satu pintu masuk untuk pemeriksaan prioritas.
Membedakan tanggal snapshot, periode campaign, dan status penayangan. Data lama atau status kalender tidak otomatis menjadi bukti serving.
Konteks dan batas interpretasi terlihat.
Menyediakan alasan, urutan pemeriksaan, serta catatan tindak lanjut. Tindakan yang dicatat perlu dibedakan dari masalah yang benar-benar terselesaikan.
Tindak lanjut memiliki alasan yang bisa ditinjau.
03 / TRY THE THINKING
Pilih campaign, periksa pacing, lalu ubah hari berjalan untuk melihat pengaruh waktu terhadap prioritas. Demo ini memakai aturan sederhana yang dijelaskan di layar.
Demo interaktif · data sintetis · snapshot tetap 20 Okt 2026
Enam campaign sintetis untuk mencoba filter, pacing, dan peninjauan. Tidak memuat data perusahaan atau klien.
| Campaign / channel | Delivery / target | Pacing | Status | Review |
|---|
Coba nama atau channel lain, atau hapus filter pencarian.
Pacing membandingkan delivery aktual dengan target proporsional terhadap hari berjalan. Angka ini adalah sinyal investigasi, bukan diagnosis penyebab.
Demo siap. Pilih campaign untuk memeriksa perhitungan.
Ambang berikut dibuat untuk demo ini, bukan ambang sistem produksi asli. Model mengasumsikan delivery merata sepanjang durasi campaign.
Pacing = (delivered ÷ target) ÷ (hari berjalan ÷ total hari) × 100%
Simulasi dan tanda peninjauan hanya tersimpan dalam memori halaman. Reset atau memuat ulang halaman mengembalikan data awal. Ekspor CSV berisi seluruh enam campaign, termasuk simulasi dan peninjauan sesi saat ekspor; filter tidak membatasi ekspor.
Demo ini tidak terhubung ke akun iklan, API, atau server. Tidak ada unggahan atau penyimpanan data klien.
Demo portfolio ini dibuat khusus dengan data sintetis dan cakupan yang disederhanakan. Tampilan serta ambang pacing demo bukan salinan aturan produksi. Tidak ada data klien, koneksi platform iklan, atau pembaruan live.
04 / GUIDED WALKTHROUGH
Pilih “Perlu tindakan” untuk menyaring campaign yang tertinggal atau belum memiliki delivery dalam dataset demo.
Buka satu campaign. Bandingkan delivery, target, dan waktu berjalan, lalu baca alasan serta pemeriksaan yang disarankan.
Ubah hari berjalan untuk melihat dampak asumsi waktu. Tandai review tanpa mengubah status kesehatan campaign secara otomatis.
05 / HASIL & PEMBELAJARAN
Ringkasan ini mengacu pada perilaku yang didokumentasikan dalam proyek Campaign Health Monitor. Demo di atas memperlihatkan sebagian alurnya. Hasil yang ditampilkan adalah kapabilitas produk; dampak bisnis belum dikuantifikasi.
Dashboard yang mendukung keputusan perlu menjelaskan arti angka, umur data, dan batas interpretasinya. Kejelasan filter dan urutan informasi sama pentingnya dengan kelengkapan metrik.
Validasi dengan skenario operasional membantu menemukan persoalan yang tidak selalu tampak pada tampilan awal, seperti kategori risiko yang terlewat atau status review yang disalahartikan sebagai penyelesaian.
Jelajahi contoh QA dan kerangka review e-commerce.
Lihat bukti keahlian